GENERAL AFFAIRS RUMAH SAKIT

GENERAL AFFAIRS RUMAH SAKIT

Jadwal Training / pelatihan 2016  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

 28-30 Juni 2016 / 12-14 Juli 2016 / 09-11 Agustus 2016 / 06-08 September 2016 / 11-13 Oktober 2016 / 15-17 November 2016 / 13-15 Desember 2016

Jadwal Training / pelatihan 2017  (Bisa request tanggal selain yang tertera)

17-19 Januari 2017 / 07-09 Februari 2016 / 21-23 Maret 2017 / 11-13 April 2017 / 09-11 Mei 2017 / 06-08 Juni 2017 / 04-06 Juli 2017 / 01-03 Agustus 2017 / 05-07 September 2017 / 17-19 Oktober 2017 / 06-08 November 2017 / 05-07 Desember 2017

Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado, dan Kota-kota lainnya  (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)

DESKRIPSI TRAINING GENERAL AFFAIRS RUMAH SAKIT

Divisi General Affair/Bagian Umum merupakan tangan kanan operasional dari Departemen HRD, karena beberapa pekerjaannya sangat membantu kelancaran operasional dan merupakan tugas-tugas pelayanan di bidang SDM, tetapi kadang divisi ini juga sudah berdiri sendiri.

Bahkan di beberapa Rumah Sakit, GA juga menangani permasalahan Hubungan Industrial (Industrial Relation) baik untuk menyelesaikan masalah internal (kekaryawanan) maupun masalah dengan lingkungan sekitar lokasi Rumah Sakit.

Sesuai namanya, divisi General Affair (GA) atau Divisi Umum merupakan supporting unit yang bertujuan memberikan pelayanan-pelayanan kepada unit-unit kerja lain. Bahkan pada umumnya, GA melayani seluruh unit kerja di Rumah Sakit (bersifat shared service) dalam hal administrasi dan pengelolaan pelayanan rutin rumah sakit.

MATERI KHUSUS

  • Aspek & Ruang Lingkup Pekerjaan Di General Affair
  • Building Management, Asset management
  • Pelaksanaan keamanan Satpam/Security dan ketertiban, kebersihan
  • Pengurusan kendaraan rumah sakit dan fasilitas pool
  • Mengurus berbagai perijinan, dan kehumasan, operasional, dll
  • Cleaning Service dan penanganan limbah
  • Recepsionist dan operator telepon, serta keluar masuk Tamu
  • Alat Tulis Kantor (ATK)
  • Insurance Management/ jaminan kesehatan/hari tua
  • Pemeliharaan kesehatan, safety dan pelaksanaan K3 bagi seluruh  karyawan
  • Penanganan Listrik, Air dll.
  • Pelaksanaan event khusus
  • Pengelolaan Cleaning Service & Office Boy / Office Girl
  • Outsourcing Management / Labour Suply / Tenaga Kerja Kontrak (Bagaimana melakukan, memilih dan membuat kerjasama outsourcing)
  • Penanganan tamu Penting (Tamu VVIP, VIP, Instansi Pemerintah, Auditor Rumah Sakit, Demonstrasi / Unjuk Rasa)
  • Ruang lingkup tanggung jawab Industrial Relations
  • Kompetensi motivasi yang diperlukan oleh profesional GA
  • Tugas, fungsi dan tanggung jawab General Affair
  • Defenisi/pandangan umum General Affair
  • Komunikasi internal dengan departemen di lingkungan rumah sakit dan direksi
  • Komunikasi eksternal dengan lingkungan sekitar rumah sakit
  • Antisipasi & Penanganan Masalah Di Bidang General Affair
  • Kiat-kiat menangani “Orang-orang Sulit”

PESERTA

  • Para bagian GA
  • Para Industrial Relation Manager atau Officer dan Staff
  • Para Manager Non HR yang berminat mempelajari GA & IR
  • Karyawan lain yang berkaitan dengan dan /atau yang mengelola SDM (misal: General Affairs; Humas; dlsb)
  • Professional atau Individu yang berkaitan dengan pengelolaan SDM

METODE

Presentation; Discussion; Case Study;Evaluation; Pre test & Post Test

METODE PELATIHAN
Presentasi
Diskusi
Latihan

COURSE FEE & FACILITIES
  • Rp. 5.900.000,- per participant ( Non Residential)
  • Jika mengirimkan minimal  3 peserta dari 1 perusahaan/Instansi yang sama akan mendapatkan potongan harga.

Facilities:

  • Qualified Trainer
  • Convinience Training room
  • Training kit
  • Hard and soft copy material (USB Flashdisk)
  • Certificate
  • Souvenir

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami.

Catatan :

  • Pelatihan ini dapat di-customized sesuai kebutuhan perusahaan Anda bila diselenggarakan dalam bentuk In-House Training. Untuk permintaan In-House Training dengan jenis topik lainya, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum di web kami.
  • Request Training. Jika anda membutuhkan informasi pelatihan yang belum tercantum pada website ini, atau anda ingin memberikan usulan materi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan anda, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum.
  • Bila tidak ada tanggal dan waktu atau yang tercantum sudah kadaluarsa didalam artikel mohon tanyakan kepada kami untuk jadwal terbarunya.

Internal Audit Untuk Satuan Pengawasan Internal (SPI) Rumah Sakit

Training Internal Audit Untuk Satuan Pengawasan Internal (SPI) Rumah Sakit

PENGANTAR

Dalam rangka perwujudan dan pelakasanaan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit serta Peraturan Menteri Kesehatan R I nomor1684/MENKES/PER/XII/2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit maka rumah sakit perlu membentuk keberadaan suatu Satuan Pengawasan Internal. Tujuan pokok dari suatu pemeriksaan internal adalah membantu agar para anggota organisasi dapat melaksanakan tanggung jawabnya secara efektif. Lebih luas lagi bahwa komponen sistem dapat berfungsi efektif sehingga sistem berjalan sebagaimana yang diharapkan. Supaya tidak terjadi kesenjangan dalam hal komunikasi audit maka pemeriksa internal lebih banyak menempatkan diri untuk membantu para anggota organisasi dalam menilai kinerja dan mengatasi persoalan atau hambatan yang terjadi sehingga dapat berfungsi secara efektif dan kinerja menjadi optimal. Hasil penelitian hubungan persepsi pegawai tentang audit internal dengan efektifitas audit internal di rumah sakit dan menunjukkan hubungan yang signifikan.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit dan perluasan jangkauan pelayanan pada masyarakat, status rumah sakit pemerintrah dialihkan menjadi perusahaan jawatan (Perjan). Namun begitu konsekuensinya, perilaku dan manajemen rumah sakit termasuk para petugas harus berubah dari birokratis menjadi manajemen perusahaan. Agar rumah sakit Perjan mampu memberi pelayanan bermutu dan mampu bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta, semua petugas di rumah sakit harus mengubah sikap dan perilaku menjadi petugas yang trampil dan profesional. SPI yang bertugas memeriksa keuangan dan operasional rumah sakit, memberi saran perbaikan dan bertanggung jawab ke direksi. Dengan adanya SPI rumah sakit mampu meningkatkan mutu pelayanan dan mengembangkan manajemen agar lebih efisien dan efektip, terutama dalam pengelolaan dana. Sedangkan pelayanan yang baik dan bermutu dapat dilihat dari, waktu tunggu pasien lebih singkat, petugas medis lebih ramah dan lebih perhatian. Kegiatan pengawasan fungsional dan percepatan good governence di rumah sakit diperlukan mengingat dalam pandangan internasional Indonesia menduduki tempat pertama dalam korupsi.

Pertumbuhan ekonomi yang mulai menampakkan hasil positif sekarang ini haruslah dihadapi dengan kesiapan untuk “berubah” dan keberhasilan dalam proses perubahan itu sendiri menuntut kemampuan dalam mengadopsi nilai-nilai pengetahuan dan praktek-praktek kegiatan rumah sakit yang berporos pada good governance. Dalam proses yang berlangsung secara cepat tersebut, posisi auditor internal sebagai pelindung asset rumah sakit sangatlah strategis sehingga ia harus berada dan berperan dalam setiap tahap perubahan (baca: perkembangan) kegiatan rumah sakit. Bagaimana seharusnya auditor internal berperan dan memposisikan dirinya dalam pertumbuhan rumah sakit yang diperkirakan akan mengalami tingkat akselerasi tertinggi beberapa tahun ke depan ini?

Oleh karena itu dalam suatu RS dibutuhkan auditor yang mampu menyusun rencana audit yang lengkap dan jelas, prosedur dan instruksi kerja yang terdokumentasi serta memiliki kompetensi untuk menghasilkan laporan hasil audit secara benar dan tidak memihak yang harus dilengkapi dokumentasi dan komunikasi serta tindakan koreksi yang efektif dan tepat waktu. Hal ini dapat dicapai melalui kombinasi dari pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja Dalam rangka memahami kedudukan, tugas pokok, fungsi serta kegiatan audit internal dalam entitas Rumah Sakit maka perlu dilakukan peningkatan kompetensi melalui pelatihan Internal Audit Rumah sakit. Pelatihan ini dibuat untuk memahami pentingnya pengendalian intern suatu Rumah Sakit untuk mencegah dan mendeteksi adanya kelemahan, membedakan antara kelemahan dan hambatan serta kendala dan beberapa hal mendasar dan spesifik dalam pengendalian intern (internal control).

TUJUAN Training Internal Audit Untuk Satuan Pengawasan Internal

  • Memahami visi dan misi satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit
  • Memahami kedudukan dan peran satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakitü
  • Memahami tugas pokok satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakitü
  • Memahami fungsi satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakitü
  • Meningkatkan sumber daya manusia satuan pengawasan intern (internalü auditor) rumah sakit melalui kegiatan yang telah dilaksanakan satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit.

 

MATERI Training Internal Audit Untuk Satuan Pengawasan Internal

  • Terminology internal audit rumah sakit (Audit Internal dalam RS)
  • Professional Audit rumah sakit (Fungsi dari Internal Auditor RS)
  • Corporate Governance rumah sakit
  • Internal Audit Service rumah sakit (konsep, teknik dan aplikasi audit internal RS)
  • Proses Audit Internal rumah sakit
  • Penilaian Resiko rumah sakit
  • Survey Pendahuluan Untuk Penugasan Audit rumah sakit
  • Audit Program rumah sakit (program dan laporan hasil audit rumah sakit)
  • Pembuktian rumah sakit (program audit dan pelaksanaan audit rumah sakit)
  • Kertas Kerja Audit (KKA) rumah sakit
  • Penyusunan laporan hasil audit terkait dengan temuan dan rekomendasi rumah sakit

 

SASARAN PESERTA

Penanggung jawab unit diklat di suatu organisasi, Staf diklat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SDM di bagian DIKLAT di rumah sakit.

 

DURASI

2 hari

ADMINISTRASI

Rp. 4.000.000; /peserta ( belum termasuk akomodasi penginapan)

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami

Catatan :

  • Pelatihan ini dapat di-customized sesuai kebutuhan perusahaan Anda bila diselenggarakan dalam bentuk In-House Training. Untuk permintaan In-House Training dengan jenis topik lainya, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum di web kami.
  • Request Training. Jika anda membutuhkan informasi pelatihan yang belum tercantum pada website ini, atau anda ingin memberikan usulan materi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan anda, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum.
  • Bila tidak ada tanggal dan waktu atau yang tercantum sudah kadaluarsa didalam artikel mohon tanyakan kepada kami untuk jadwal terbarunya.

Informasi Jadwal training 2016 | 2017 | 2018 | 2019 | 2020 | 2021 | 2022 | di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado, dan Kota-kota lainnya

Training Patient Safety / Keselamatan Pasien

Training Keselamatan Pasien/Patient Safety

Pelatihan / Training / Bimtek Tahun 2016 | 2017 | 2018 | 2019 | 2020

COURSE DESCRIPTION

Saat ini isu yang terkait dengan keselamatan pasien /patient safety telah menjadi isu yang sangat penting, bahkan menjadi isu global. Berbagai kasus kecelakaan yang terjadi di berbagai institusi kesehatan telah menjadi kasus yang mengkhawatirkan banyak pihak. Terutama bagi pimpinan pada unit-unit di institusi pelayanan kesehatan seperti puskesmas, klinik kesehatan dan rumah sakit. Kebanyakan kasus telah merambah ke perkara pidana, seperti halnya tuduhan malpraktik yang ditujukan kepada para petugas kesehatan, terutama kepada dokter dan petugas paramedis.

Berbagai kejadian seperti cidera pada pasien saat proses pelayanan medis, angka keterjadiannya telah begitu tinggi. Hal ini terkait dengan kompleksitas jenis dan ragam risiko khususnya yang terjadi di rumah sakit. Selain itu, karakteristik rumah sakit yang berisi 4 jenis faktor risiko yang lengkap (faktor biologi, ergonomic, kimia dan fisika) tidak mudah dikendalikan, apalagi tanpa suatu program pengendalian yang sistematis. Terkait dengan permasalahan tersebut, perlu dilakukan pemberian pengetahuan yang memadai bagi para petugas kesehatan, khususnya bagi para pimpinan institusi kesehatan/rumah sakit. Banyak cara yang bisa diterapkan oleh rumah sakit untuk meminimalisir resiko. Salah satunya yaitu dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihan tentang manajemen risiko klinis agar mampu mengatasi berbagai persoalan terkait dengan keselamatan pasien.

TUJUAN PELATIHAN

Secara Umum :

Terwujudnya mutu pelayanan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit

Khusus :

  1. Meningkatanya pemahaman para praktisi Rumah Sakit terhadap program keselamatan pasien dan tujuh langkah menuju keselamatan pasien Rumah Sakit.
  2. Meningkatnya pemahaman para praktisi Rumah Sakit terhadap langkah – langkah manajemen resiko klinis di rumah sakit
  3. Meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan praktis tentang manajemen resiko klinis
  4. Dapat diterapkannya standar dan instrumen keselamatan pasien
  5. terwujudnya sistem Pencatatan laporan insiden di Rumah Sakit
  6. Rumah Sakit mampu melakukan kajian terhadap laporan insiden sehingga tidak terjadi kesalahan yang berulang dan melakukan perbaikan secara berkesinambungan.

PARTICIPANT

Pemilik RS, Komite Medis, SMF, Instalasi Rawat Inap, Gawat Darurat, ICU, Bedah Sentral, Bidang Keperawatan, Bidang Pelayanan Medis, Bidang Penunjang Medis, Supervisor Keperawatan, Instalasi Farmasi, Instalasi Laboratorium klinik, Instalasi Radiologi dan radio Terapi, IPSRS, Subbag RT, Ketua/kepala/staf mutu RS, Ketua/Kepala/Staf KKPRS RS.

COURSE OUTLINE

  • Patient safety is a key component of Risk Management
  • State of The Art Patient Safety (Seven Steps)
  • Standar Keselamatan Pasien Rumah Sakit
  • Instrumen Akreditasi pelayanan keselamatan pasien Rumah Sakit
  • Membangun kesadaran akan nilai keselamatan pasien (Langkah 1 Keselamatan Pasien)
  • Memimpin dan mendukung staf untuk komit dan fokus pada Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Langkah 2 Keselamatan Pasien)
  • Integrasi Manajemen Risiko
(Langkah 3 Keselamatan Pasien)
  • Sistem Pelaporan di Rumah Sakit (Langkah 4 Keselamatan Pasien)
  • Komunikasi dengan Pasien (Langkah 5 Keselamatan Pasien)
  • Belajar dan berbagi pengalaman keselamatan pasien (Langkah 6 Keselamatan Pasien, Incident Investigation: Simple Investigation & RCA)
  • Cegah cedera melalui Implementasi keselamatan pasien rumah sakit. (Langkah 7 keselamatan Pasien, Risk Assessment & Redesign Process: HFMEA)

TRAINING METHOD

Lecturing, participative discussion, and case study.

INSTRUCTOR TRAINING

 

  1. Agus Suwarni, SKM, M.Kes / Tim
  • Pendidikan Formal :
  • S1 Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Jakarta, 1986
  • S2 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Universitas Gadjah, Yogyakarta,1997.
  • Pendidikan Non – Formal :
  • Kursus AMDAL- A, UI, Jakarta, 1991
  • Akta Mengajar, IKIP Negeri Semarang, 1991
  • Pelatihan K3, Pusat Hyperkes, Depnaker RI, di Balai Hyperkes Yogyakarta, 1996
  • Pelatihan OHSAS 18001: 1999, CV. Deras, di PAU UGM, Yogyakarta, 2007.
  • Pelatihan Pengelolaan Bahan Kimia, oleh Tim Emerck, GTZ, dan PPBN, Surabaya, 2007.
  • Pengalaman Kerja :
  • Dosen :
  • 1992 – sekarang : Prodi D.III dan D.IV Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Mata Kuliah Hyperkes, Toksikologi Lingkungan, Kimia Lingkungan.
  • 1998 – sekarang : Prodi S2 Ilmu Kesehatan Kerja, Fakultas Kedokteran, UGM. Mata Kuliah Tosikologi Industri, Keamanan Pangan, Hygiene Industri.
  • 2009 – sekarang : Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM), Fakultas Kedokteran, UGM. Mata Kuliah Manajemen Kesehatan Lingkungan sub materi: Hygiene Sanitasi Makanan.
  • 2005 – sekarang : Prodi S1 Gizi, Fakultas Kedokteran, UGM. Mata Kuliah Keamanan Pangan (Food Safety).
  • 2003 – sekarang : Prodi IKM, STIKES Wira Husada Yogyakarta. Mata Kuliah 2003 – sekarang.
  • Pengalaman Instruktur :
  • Pelatihan Food Safety Management
  • Pelatihan AMDAL C
  • Pelatihan Food Safety
  • Pelatihan Hygiene & Sanitasi Makanan

 

  1.  NUR ANI, SKM., M.KKK.

Pendidikan Formal :

  • Magister Occupational Health & Safety, Public Health Faculty, University Indonesia 2012-2014
  • Bachelor Nutrition of Public Health Majoring, Public Health Faculty, University Indonesia 2007-2010
  • Diploma Hyperkes and Occupational Health Majoring,Medicine Faculty, University of Sebelas Maret Surakarta 2004-2007

 

Investasi dan Fasilitas Training

  • INVESTASI (Tidak Termasuk Penginapan)

    Rp 4.350.000,00/peserta (Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya)
    Rp 5.350.000,00/peserta (Bali, Lombok)

  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir.
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta ( jogja ), 3 Peserta ( Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta (Jakarta , Bandung dan Surabaya ) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

 

Permintaan Brosur penawaran Training ( Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami.

Catatan :

  • Pelatihan ini dapat di-customized sesuai kebutuhan perusahaan Anda bila diselenggarakan dalam bentuk In-House Training. Untuk permintaan In-House Training dengan jenis topik lainya, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum di web kami.
  • Request Training. Jika anda membutuhkan informasi pelatihan yang belum tercantum pada website ini, atau anda ingin memberikan usulan materi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan anda, silahkan mengirimkan ke alamat email dibawah ini.
  • Bila tidak ada tanggal dan waktu atau yang tercantum sudah kadaluarsa didalam artikel mohon tanyakan kepada kami untuk jadwal terbarunya.

 

Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado, dan Kota-kota lainnya  (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)